- Tips dan trik mempercepat koneksi internet - Tips dan trik memonitor bandwidth koneksi internet - Software lain seputar koneksi internet -

Tag: wisata

Banyu Mili

Oleh | May. 04, 2009 | Jogja, Jogja On The Spot

Berenang sambil makan atau makan sambil berenang? Itu pasti susah untuk dilakukan, tapi kalo makan dulu baru berenang atau berenang dulu terus makan itu bisa dilakukan. Nah, itu sekilas tentang apa yang bisa dilakukan di Banyu Mili, sebuah rumah makan dan kolam renang yang jadi satu dengan suasana yang segar dan alami. Saya sendiri juga masih bingung, Banyu Mili itu rumah makan yang dilengkapi dengan kolam renang, atau kolam renang yang dilengkapi dengan rumah makan? Tapi saya kira itu tidak penting (he he he itu sama kaya mikir telur sama ayam duluan mana). Tapi yang jelas, di sini saya ingin menginformasikan salah satu tempat di seputaran Yogyakarta yang bisa dijadikan salah satu tempat rekreasi.

Banyu Mili sendiri terletak di daerah Jogja bagian barat (Jalan Godean) masuk wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DIY, dari tapal batas Kota Yogyakarta ke barat sekitar 2 km, kemudian berbelok ke utara sekitar 1 km, tepatnya di dalam kompleks Perumahan Griya Mahkota. Baca lebih lanjut…

1 komentar :, , , ,

Lembah UGM on Sunday Morning

Oleh | Apr. 06, 2008 | Jogja, Jogja On The Spot

Setiap pagi di kompleks Lembah UGM pasti dimanfaatkan oleh warga Jogja sebagai sarana berolah raga, mulai jalan, lari, sepak bola, basket, dan olah raga lainnya, karena memang kompleks ini sangat memungkinkan untuk melakukan aktivitas olah raga. Suasana yang segar dengan banyaknya pohon dan tentu saja fasilitas lain yang mendukung, sehingga lokasi ini menjadi cukup ramai.


Minggu pagi beda lagi, kompleks ini bakal semakin ramai dan cenderung terlalu ramai alias padat sekali, karena tidak hanya masyarakat yang melakukan aktivitas olah raga saja yang ada di sini tapi juga yang hanya sekedar berjalan-jalan, nongkrong, cuci mata, atau bahkan hanya sekedar lewat saja (padahal ada jalan lain yang bisa dilewati untuk menuju ke tujuan mereka tanpa harus lewat kompleks lembah UGM ini, tapi tetep saja memilih melewati lembah UGM). Baca lebih lanjut…

5 komentar :, , , , , ,

Tamansari

Oleh | Mar. 25, 2008 | History, Jogja

TamansariTamansari dahulunya digunakan oleh Sultan dan keluarganya sebagai tempat beristirahat, sama seperti tempat peristirahatan lainnya seperti Warungboto, Manuberi, Ambarbinangun, dan Ambarukmo. Selain sebagai tempat peristirahatan, tempat-tempat tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat berlibur dan meditasi, juga sebagai tempat persembunyian keluarga kerajaan dari serangan musuh. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :, , , , , , , ,

Puro Pakualaman

Oleh | Mar. 21, 2008 | History, Jogja

Puro PakualamanIstana Pakualaman atau lebih dikenal dengan Puro Pakualamanan berada di Jalan Sultan Agung, 2 km arah timur dari Kantor Pos Besar. Istana ini adalah milik Kadipaten Pakualaman. Istana ini pada awalnya adalah milik Pangeran Notokusumo, putra Sultan Hamengku Buwono I dan Ratu Srenggorowati yang dilantik oleh Gubernur Jenderal Belanda Sir Thomas Raffles pada tanggal 17 Maret 1813 dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam I. Sebelunya pada bulan Juni Pangeran Notokusuma disebut Pangeran Merdiko sesuai dengan permohonan Sultan Hamengku Buwono II.

Wilayah Puro Pakualaman terdiri dari 4.000 cacah di wilayah Pajang, Bagelan sebelah barat Jogja dan terletak di antara sungai Progo dan Bogowonto, di daerah Adikarto. Wilayah istana menunjukkan pusat kekuatan budaya Jawa, dan arsitektur dari Pura Pakualaman adalah dibuat oleh KGPAA Paku Alam I sendiri yang memang ahli di bidang budaya dan sastra. Baca lebih lanjut…

8 komentar :, , , , , , ,

Alun-Alun Kidul

Oleh | Mar. 19, 2008 | Jogja, Jogja On The Spot

Alun-alun Kidul bagi masyarakat Jogja adalah tempat yang tidak asing lagi, karena di lokasi ini sering digunakan untuk bersantai masyarakat Jogja, mulai sore hingga malam hari.

Alun-alun Kidul berada di selatan Kraton Yogyakarta atau lebih tepatnya di depan Sasono Hinggil Dwi Abad. Berbeda dengan Alun-alun Lor yang cenderung lebih ramai karena menjadi salah satu jalan utama di kota Jogja, Alun-alun Kidul lebih sepi dan tenang karena memang kendaraan angkutan umum tidak melalui jalur ini. Baca lebih lanjut…

Comments Off :, , , , , ,

Sekaten

Oleh | Feb. 29, 2008 | Jogja, Jogja On The Spot

SekatenSekaten merupakan perayaan untuk memperingati lahirnya Nabi Muhamad. Perayaan ini dilaksanakan di Alun Alun Utara Kraton Jogjakarta, dengan berbagai bentuk kegiatan yang bersifat hiburan dan keagamaan. Bersifat hiburan karena dalam perayaan Sekaten ini disediakan bermacam hiburan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari bermacam-macam permainan untuk anak-anak, tong stand, rumah hantu, pertunjukan lumba-lumba, sampai pakaian dan motor pun tersedia di sini, yang tentu saja jenis hiburannya pun semakin lama semakin berkembang seiring dengan kemajuan jaman sekarang ini. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :, , , , ,

Pasar Klithikan Pakuncen

Oleh | Feb. 28, 2008 | Jogja, Jogja On The Spot

Pasar Klithikan? Mungkin terdengar aneh di telinga, terutama bagi orang dari luar Jogja. Tapi bagi orang Jogja, klithikan sangat dikenal, apalagi pasar klithikan. Setiap mendengar pasar klithikan pasti dihubungkan dengan kegiatan malam hari di sepanjang Jalan Mangkubumi sisi barat, atau siang hari di Alun-Alun Kidul, bisa juga di daerah Kranggan, karena memang pasar klithikan itu sendiri bermula dari daerah-daerah tersebut terutama di sepanjang Jalan Mangkubumi. Mulai sore hari sisi barat Jalan Mangkubumi pasti sangat ramai dikunjungi orang-orang yang sekedar ingin melihat-lihat atau mencari sesuatu di pasar tiban tersebut selama cuaca mendukung alias tidak hujan, karena kalo hujan, semua pasti berantakan, karena memang mereka berjualan sepanjang trotoar tanpa ada tempat untuk berteduh. Baca lebih lanjut…

3 komentar :, , , , , , ,

Kantor Pos Besar Jogjakarta

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Kantor Pos Besar Jogjakarta, bangunan bersejarah peninggalan Belanda lain yang berada di sebelah selatan Benteng Vredeburg berdampingan dengan Kantor Bank Indonesia Jogjakarta. Bangunan-bangunan ini menjadi satu kompleks dengan bangunan peninggalan Belanda sebagai saksi dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia di kota Yogyakarta.

Keterangan foto:
Lokasi di depan Kantor Pos Besar, Jogjakarta, foto diambil dengan menggunakan Handphone Sony Ericsson K530i.

3 komentar :, , , , ,

Bank Indonesia Jogjakarta

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Gedung Bank Indonesia Jogjakarta, salah satu bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang berada di sebelah selatan Benteng Vredeburg. Berdampingan dengan Kantor Pos Besar Jogjakarta.

Keterangan foto:
Lokasi di depan Kantor Bank Indonesia (yang baru), Jogjakarta, foto diambil dengan menggunakan Handphone Sony Ericsson K530i.

1 komentar :, , , , , , ,

Gedung Agung

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Gedung Agung adalah salah satu bangunan sejarah yang berdiri dia atas tanah seluas 43.585 meter persegi di depan Benteng Vredeburg (sisi barat Jalan Malioboro). Bangunan utama kompleks Gedung Agung ini dibangun pada bulan Mei 1824 dengan prakarsa Anthony Hendriks Smissaerat, seorang Residen Belanda (1823-1825) dengan A. Payen sebagai arsiteknya. Tujuan pertama dibangunnya Gedung Agung ini adalah sebagai tempat tinggal bagi para residen Belanda. Proses pembangunan ini sendiri sempat terjunda karena adanya Perang Diponegoro atau juga dikenal sebagai Perang Jawa (1825-1830). Baru setelah perang tersebut, proses pembangunan dapat dilanjutkan dan selesai pada tahun 1832. Baca lebih lanjut…

1 komentar :, , , , , ,

Hal. 1 / 212