- Tips dan trik mempercepat koneksi internet - Tips dan trik memonitor bandwidth koneksi internet - Software lain seputar koneksi internet -

Kategori: Culture

Pendidikan Wanita Jawa Tempo Doeloe

Oleh | Jan. 01, 2010 | Culture, Jogja

Masih melanjutkan posting sebelumnya yaitu Menyimak Ajaran Leluhur di Era Pasca Reformasi karya KPH. H. Anglingkusumo, tulisan berikut adalah karya KRAy. SM. Anglingkusumo yang sebelumnya juga telah disampaikan beliau pada komentar tulisan tentang Puro Pakualaman. Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan refleksi kita memasuki tahun 2010 ini. Terima kasih kepada Ibu Setianingsih Moerwengdyah yang telah mengijinkan Ariawijaya.com memuat tulisan ini. Baca lebih lanjut…

1 komentar :, , , , , ,

Menyimak Ajaran Leluhur di Era Pasca Reformasi

Oleh | Dec. 29, 2009 | Culture, Jogja

Berikut ini adalah tulisan karya KPH. H. Anglingkusumo, yang sebelumnya disampaikan melalui komentar untuk tulisan Puro Pakualaman. Atas ijin dari pihak penulis kepada Ariawijaya.com, maka komentar tulisan ini dimuat sebagai tulisan terpisah. dalam kategori Budaya Jogjakarta. Selain tulisan ini, ada tulisan lain dari KRAy. SM. Anglingkusumo yang akan dimuat secara terpisah. Baca lebih lanjut…

3 komentar :, , , , ,

Tedhak Siten

Oleh | Apr. 13, 2008 | Culture, Jogja

Tedhak Siten atau upacara Turun Tanah adalah salah satu upacara adat budaya Jawa untuk anak yang berusia 8 bulan (pitung lapan), di daerah lain di Indonesia juga dikenal upacara adat turun tanah ini dengan istilah yang berbeda. Upacara ini mewujudkan rasa syukur karena pada usia ini si anak akan mulai mengenal alam disekitarnya dan mulai belajar berjalan. Baca lebih lanjut…

14 komentar :, , , , , , ,

Tumbuk Yuswo ke 72 Pakualam IX

Oleh | Mar. 15, 2008 | Culture, Jogja

Dalam rangka memperingati Tumbuk Yuswo Pakualam IX ke 72, pada tanggal 15 Maret 2008 dilaksanakan pawai budaya di jalan-jalan Jogjakarta yang berakhir di alun-alun Pakualaman. Pawai budaya ini diawali oleh prajurit kraton yang manaiki gajah kemudian diikuti oleh prajurit-prajurit kraton pakualaman lainnya, selain itu juga kereta-kereta pusaka milik kraton pakualaman yang ditumpangi oleh para keluarga kraton ikut menyemarakkan pawai budaya tersebut. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :, , , , , , ,

Rebo Pungkasan, Upacara Adat Desa Wonokromo Pleret

Oleh | Mar. 07, 2008 | Culture, Jogja

Rebo Pungkasan adalah salah satu upacara adat yang ada di Jogjakarta, atau lebih tepatnya di daerah Desa Wonokromo, Plered, Bantul. Nama upacara ini sendiri diambil dari waktu upacara ini dilaksanakan yaitu hari Rabu terakhir (Rebo Pungkasan) pada bulan Sapar (syafar dalam bahasa Arab yang berarti bulan kedua). Upacara adat ini sendiri biasanya dilaksanakan pada hari Selasa Malam (malam sebelum hari Rabu). Upacara adat ini dilaksanakan ada hari Rabu terakhir karena menurut cerita pada hari Rabu terakhir tersebut juga dijadikan sebagai waktu pertemuan antara Sri Sultan Hamengkubuwono I dengan Mbah Kyai Faqih Usman. Upacara Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan ini sendiri dilaksanakan sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Baca lebih lanjut…

2 komentar :, , , , , ,

Wayang Kulit

Oleh | Feb. 26, 2008 | Culture, Jogja

Wayang kulit adalah kesenian tradisional Indonesia yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, yaitu sejak jaman kerajaan-kerajaan di Pulau Jawa. Wayang itu sendiri berasal dari bahasa jawa yang artinya bayangan. Jadi Wayang Kulit itu sendiri bisa berarti bayangan dari kulit sapi atau kambing. Karena memang wayang kulit itu sendiri terbuat dari bahan kulit tipis. Wayang kulit tidak mempunyai dimensi yang utuh seperti misalnya wayang golek, karena wayang kulit dimainkan dari balik kelir (layar) oleh sang Dalang dengan diterangi blencong (lampu minyak), Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :, , , , , , ,

Hal. 1 / 11
cheap viagra