- Tips dan trik mempercepat koneksi internet - Tips dan trik memonitor bandwidth koneksi internet - Software lain seputar koneksi internet -

Arsip Penulis

Gedung BNI 46 Jogjakarta

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Gedung yang saat ini menjadi kantor Bank BNI 46 adalah termasuk gedung peninggalan Belanda dan berada di sebelah selatan Gedung Seni Sono, kompleks Gedung Agung. Gedung yang berada tepat di pojok jalan ini mempunyai arsitektur dengan ciri khas yang sama dengan bangunan Kantor Pos Besar dan bangunan Bank Indonesia.

Keterangan foto:
Lokasi perempatan Malioboro, Jogjakarta (gambar diambil dari arah timur), foto diambil dengan menggunakan Handphone Sony Ericsson K530i.

2 komentar :, , , , ,

Kantor Pos Besar Jogjakarta

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Kantor Pos Besar Jogjakarta, bangunan bersejarah peninggalan Belanda lain yang berada di sebelah selatan Benteng Vredeburg berdampingan dengan Kantor Bank Indonesia Jogjakarta. Bangunan-bangunan ini menjadi satu kompleks dengan bangunan peninggalan Belanda sebagai saksi dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia di kota Yogyakarta.

Keterangan foto:
Lokasi di depan Kantor Pos Besar, Jogjakarta, foto diambil dengan menggunakan Handphone Sony Ericsson K530i.

3 komentar :, , , , ,

Bank Indonesia Jogjakarta

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Gedung Bank Indonesia Jogjakarta, salah satu bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang berada di sebelah selatan Benteng Vredeburg. Berdampingan dengan Kantor Pos Besar Jogjakarta.

Keterangan foto:
Lokasi di depan Kantor Bank Indonesia (yang baru), Jogjakarta, foto diambil dengan menggunakan Handphone Sony Ericsson K530i.

1 komentar :, , , , , , ,

Gedung Agung

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Gedung Agung adalah salah satu bangunan sejarah yang berdiri dia atas tanah seluas 43.585 meter persegi di depan Benteng Vredeburg (sisi barat Jalan Malioboro). Bangunan utama kompleks Gedung Agung ini dibangun pada bulan Mei 1824 dengan prakarsa Anthony Hendriks Smissaerat, seorang Residen Belanda (1823-1825) dengan A. Payen sebagai arsiteknya. Tujuan pertama dibangunnya Gedung Agung ini adalah sebagai tempat tinggal bagi para residen Belanda. Proses pembangunan ini sendiri sempat terjunda karena adanya Perang Diponegoro atau juga dikenal sebagai Perang Jawa (1825-1830). Baru setelah perang tersebut, proses pembangunan dapat dilanjutkan dan selesai pada tahun 1832. Baca lebih lanjut…

1 komentar :, , , , , ,

Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949

Oleh | Feb. 22, 2008 | History, Jogja

Monumen ini berada satu kompleks dengan Benteng Vredeburg. Monumen ini dibangun untuk memperingati serangan tentara Indonesia terhadap Belanda pada tanggal 1 Maret 1949. Serangan ini dilakukan untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia masih memiliki kekuatan untuk melawan Belanda. Saat itu serangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, yang tentu saja setelah mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :, , , , , ,

Benteng Vredeburg

Oleh | Feb. 21, 2008 | History, Jogja

Benteng Vredeburg terletak di sisi selatan Jalan Malioboro Yogyakarta bersebarangan dengan Istana Negara Gedung Agung. Benteng ini dibangun pada masa penjajahan Belandan tahun 1765 dan saat itu berfungsi sebagai benteng untuk bertahan melindungi Gubernur Hindia Belanda yang tinggal di Gedung Gubernuran (saat ini disebut Gedung Agung). Benteng Vredeburg juga dilengkapi dengan meriam-meriam yang mengarah ke Keraton Yogyakarta untuk mengantisipasi serangan yang muncul dari tentara Keraton Yogyakarta, walaupun pada akhirnya meriam-meriam tersebut tidak begitu bermanfaat saat terjadi serangan dari gerilyawan Indonesia pada tahun 1949.

Sebagai salah satu peninggalan sejarah, sampai saat ini Benteng Vredeburg dijaga dan dirawat dengan baik. Ini tampak dengan masih kokoh dan terawatnya dinding benteng termasuk selokan yang mengelilingi benteng tersebut, dengan taman yang indah di sekeliling benteng tersebut. Baca lebih lanjut…

1 komentar :, , , , , , ,

St. Petrus Damianus (21 Februari)

Oleh | Feb. 21, 2008 | 02. Santo Santa bulan Februari, The Saints

St. Petrus Damianus dilahirkan pada tahun 1007 dan menjadi yatim piatu sejak masih kanak-kanak. Ia diasuh oleh seorang kakaknya yang menganiaya serta membiarkannya kelaparan. Seorang kakaknya yang lain, Damianus, mengetahui keadaannya yang sebenarnya. Ia membawa Petrus pulang ke rumahnya. Sejak saat itulah hidup Petrus berubah sepenuhnya. Ia diperlakukan dengan penuh cinta, kasih sayang serta perhatian. Begitu bersyukurnya Petrus hingga kelak ketika ia menjadi seorang religius, ia memilih nama Damianus sebagai ungkapan kasih sayang kepada kakaknya. Damianus mendidik Petrus serta memberinya semangat dalam belajar. Petrus kemudian mengajar di perguruan tinggi ketika usianya baru duapuluh tahunan. Ia menjadi seorang guru yang hebat. Tetapi Tuhan membimbingnya ke jalan yang tidak pernah terpikirkan olehnya. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :

St. Onesimus (16 Februari)

Oleh | Feb. 16, 2008 | 02. Santo Santa bulan Februari, The Saints

Onesimus hidup pada abad pertama. Ia adalah seorang hamba yang merampok majikannya lalu melarikan diri ke Roma. Di Roma ia bertemu dengan St. Paulus yang dipenjarakan karena imannya. Paulus menerima Onesimus dengan kelembutan serta kasih sayang seorang ayah. Paulus membantu menyadarkan pemuda tersebut bahwa ia telah berbuat salah dengan mencuri. Lebih dari itu, ia membimbing Onesimus untuk percaya dan menerima iman Kristiani. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :

St. Sirilus & St. Metodius (14 Februari)

Oleh | Feb. 14, 2008 | 02. Santo Santa bulan Februari, The Saints

Kedua bersaudara ini berasal dari Tesalonika, Yunani. Metodius dilahirkan pada tahun 815 dan Sirilus pada tahun 827. Keduanya menjadi imam dan memiliki keinginan kudus yang sama untuk mewartakan iman Kristiani. Mereka menjadi misionaris untuk bangsa-bangsa Slav: Moravia, Bohemia dan Bulgaria. Beginilah kisahnya: Pada tahun 862, hanya tujuh tahun sebelum St. Sirilus wafat, pangeran Moravia memohon agar para misionaris diutus ke negaranya untuk mewartakan Kabar Gembira Yesus dan Gereja-Nya. Pangeran menambahkan satu permohonan lagi, yaitu para misionaris tersebut hendaknya berbicara dalam bahasa setempat. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :,

St. Apolonia dan para martir Alexandria (9 Februari)

Oleh | Feb. 09, 2008 | 02. Santo Santa bulan Februari, The Saints

Seorang perawan kudus, Apolonia, hidup di Alexandria, Mesir, pada abad ketiga. Umat Kristiani mengalami penganiayaan yang hebat di sana, dalam masa pemerintahan Kaisar Philip. Apolonia telah mempergunakan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan. Sekarang, walaupun sudah tidak muda lagi, ia tidak juga hendak beristirahat. Dengan berani ia mempertaruhkan nyawanya untuk menghibur umat Kristiani yang menderita di penjara. “Ingatlah, bahwa pencobaanmu tidak akan berlangsung lama,” demikian ia akan berkata. Baca lebih lanjut…

Berikan komentar :

Hal. 61 / 64« Awal...1020606162...Akhir »