Upgrade versi WordPress Cara Manual
Oleh Victor | Nov. 16, 2009 | Blogging, Tutorial & Trik Wordpress
Untuk pengguna WordPress di website atau blog dengan subdomain wordpress.com (namablog.wordpress.com) tidak perlu melakukan update/upgrade versi WordPress, karena otomatis setiap ada update maka otomatis versi yang digunakan akan terupdate juga. Bagaimana dengan WordPress yang digunakan pada domain dan hosting sendiri? WordPress juga telah menyediakan fasilitas untuk mengupgrade versi WordPress dengan link upgrade yang muncul saat ada update baru.


Untuk memulai update otomatis kita tinggal mengklik Update Automatically, jika berhasil maka versi WordPress yang kita gunakan akan terupdate. Tapi yang harus diperhatikan dalam melakukan update ini adalah koneksi internet yang stabil, karena dalam update ini WordPress akan didownload dan kemudian diinstall ulang pada server tempat kita hosting. Jika koneksi internet tidak lancar maka proses download dan install ulang pun bisa terganggu.
Berikut saya akan menginformasikan cara mengupdate WordPress secara manual, sebagai alternatif jika proses update otomatis tidak bisa berjalan lancar. Dalam proses update manual ini, saya menggunakan bantuan FileZilla untuk mengakses server tempat hosting.
Sebelum memulai proses update manual ini, kita backup database dan home directory website/blog dan pastikan backup database tersebut bisa kita buka. Selanjutnya deaktivasi plugins yang kita gunakan untuk antisipasi karena ada kemungkinan plugins yang kita gunakan tidak sesuai dengan versi WordPress yang baru. Kemudian download WordPress versi terbaru (dalam format zip) dan ekstrak di komputer kita.
Langkah selanjutnya kita buka Filezilla dan login ke server menggunakan username dan password cpanel. Setelah berhasil masuk ke server, kita masuk ke direktori public_html.

Kemudian hapus folder dan file yang ada dalam direktori public_html, jangan hapus semua file. Berikut ini adalah file-file yang TIDAK BOLEH dihapus:
- wp-config.php
- Folder wp-content (kecuali wp-content/cache dan wp-content/plugins/widgets tetap dihapus jika folder tersebut ada di dalamnya)
- Folder wp-images
- Folder wp-includes/languages/ (jika kita menggunakan bahasa tertentu maka folder tersebut jangan dihapus)
- File .htaccess file (jika kita telah melakukan kustomisasi file ini, maka jangan dihapus)
- File robots.txt
Selain folder dan file tersebut di atas, jika kita telah membuat folder/direktori sendiri, sebaiknya jangan dihapus juga (misalnya sitemap.xml, sitemap.xml.gz, atau file verifikasi dari Yahoo dan Google).

Setelah dihapus, langkah selanjutnya adalah mengcopy file WordPress versi terbaru yang telah didownload dan diekstrak di komputer tadi.

Pastikan semua file telah tercopy dengan baik dan tidak ada yang tersisa (bisa dilihat di pojok kiri FileZilla (Queued files dan Failed transfers kosong, ini berarti semua file telah tercopy dengan baik).

Selanjutnya login ke Panel Admin (www.namablog.com/wp-admin/) dan ikuti proses instruksi upgrade berikutnya (jika ada). Sekarang bisa dicek di pojok kanan bawah Panel Admin versi WordPress yang sekarang terpasang (dalam contoh saya upgrade dari versi 2.8.5 ke 2.8.6).

Sampai di sini proses upgrade WordPress telah selesai, langkah selanjutnya tinggal mencek dan mengaktivasi kembali plugins yang kita gunakan, biasanya plugins juga akan mempunyai versi baru mengikuti versi WordPress yang ada.
Demikian informasi tentang langkah-langkah mengupdate versi WordPress, informasi lebih jelas tentang update WordPress ini bisa dibaca di sini.
Tulisan terkait :
|
|










November 21st, 2009 at 11:03
Mas Adi tolong dong saya dicarikan software nuendo.3 yang full version, kalau tidak ada yang trial juga tidak apa-apa terims sebelumnya semoga sukses selalu Mas Ari.
November 21st, 2009 at 17:55
@ Mansyah,
Yang dimaksud Steinberg Nuendo 3 ya, kalo bener itu, bisa dicari di sini.
November 21st, 2009 at 21:42
Makasih bro atas tutorialnya :D
November 29th, 2009 at 23:48
[...] Credit to ariawijaya.com [...]
June 19th, 2010 at 01:27
[...] kali mencoba melakukan upgrade WordPress versi 3.0 secara otomatis selalu gagal, terpaksa harus mengupgrade dengan cara manual dan akhirnya berhasil juga mengganti versi WordPress ke versi 3.0 dari versi [...]
July 7th, 2010 at 08:31
mas gimana caranya menempatkan link halaman persis dg tampilan web mas. home.bloging. sofwere…dst kasih dong tutorialyna
July 10th, 2010 at 10:55
@ Munirul,
Kalo menu atas tersebut bawaan dari themes yang aku gunakan kok, untuk themes WordPress saat ini ada banyak pilihan yang menyediakan fasilitas menu atas, kita tinggal menentukan menu apa yang akan kita pasang di atas apakah berdasarkan Category atau Pages.