Backup data Web/Blog Melalui CPanel
Oleh Victor | Nov. 13, 2009 | Blogging, Tutorial & Trik Wordpress
Buat temen-temen yang memiliki website atau blogspot dengan domain dan hosting sendiri (non gratisan) seberapa besar data yang tersimpan di website atau blog kamu? Berapa kali melakukan backup? Jika belum pernah melakukan backup dan belum tau caranya, berikut saya informasikan cara mudah melakukan backup data website atau blog melalui CPanel (Control Panel).
CPanel sendiri adalah software yang biasanya diberikan saat kita melakukan sewa hosting untuk memasang domain kita. CPanel ini sendiri bermanfaat bagi kita dalam mengelola server tempat kita hosting (mengakses database, mengatur email, mengatur domain, dan lainnya). Di sini saya akan tunjukkan salah satu fungsi CPanel untuk membackup data website/blog, baik itu MySQL Database maupun Home Directory (direktori website/blog).
Untuk melakukan backup melalui CPanel ini cukup mudah, karena semua telah disiapkan jadi kita cukup klik sana klik sini, selesai. Harus diperhatikan juga mengenai layanan backup ini, tidak semuanya disediakan oleh penyelenggara jasa hosting, jadi jika ada perbedaan dengan informasi yang saya tulis berikut ini, ada baiknya ditanyakan juga ke penyelenggara hosting yang kita gunakan.

Langkah pertama adalah login ke CPanel, setelah masuk CPanel, kita lihat pada bagian Files, biasanya ada 2 ikon yang memberikan fungsi backup ini, yaitu Backups dan Backup Wizard. Kita coba dulu masuk ke menu Backups, dalam menu Backups ini ada 2 pilihan utama, yaitu Full Backup (1) (membackup semua yang ada dalam server kita ke dalam 1 file, untuk Full Backup ini disediakan juga backup secara berkala (2)), dan Partial Backups (membackup data secara terpisah, yaitu antara data Home Directory (3), dan database (MySQL Database) (4)).

Langka kedua yaitu memulai proses backup, yang harus kita siapkan adalah alamat email kita yang kita masukkan pada Email Address (1), alamat email ini nantinya akan menerima notifikasi jika proses backup kita sudah selesai, dan kita bisa mendownload file backup tersebut. Setelah itu kita tinggal melakukan proses backup dengan memilih Generate Backup (2), selanjutnya kita bisa keluar (logout) dari CPanel, jika proses backup selesai kita akan mendapat notifikasi melalui email, dan kita bisa login kembali ke CPanel dan masuk menu Backup, dan pada halaman Full Backup ini akan muncul link file download yang berisi backup yang telah kita lakukan sebelumnya (3).

Untuk Partial Backups, kita tinggal mengklik link yang ada (Home Directory – (3), MySQL Database – (4)). Sedangkan untuk Restore bisa kita lakukan dengan mengupload file backup Home Directory pada kolom Restore Home Directory dan file backup MySQL Database pada kolom Restore a MySQL Database.
Langkah di atas adalah jika kita memilih Backups, berbeda lagi dengan Backup Wizard. Backup Wizard memberikan langkah yang lebih sederhana, yaitu kita hanya perlu memilih perintah Backup (melakukan backup) atau Restore (untuk merestore data backup). Karena kita ingin melakukan backup maka kita pilih Backup.

Langkah berikutnya kita pilih Full Backup, Home Directory, MySQL Database, dan Email Forwarders & Filters. Tentukan pilihan backup yang ingin kita lakukan, dan berikutnya kita mendownload file backup tersebut.

Itu tadi temen-temen cara backup data melalui CPanel, silakan temen-temen yang punya web atau blog dengan sewa hosting sendiri untuk rutin melakukan backup sebagai cadangan jika terjadi sesuatu dengan web atau blog kita, maka kita punya data cadangannya dan bisa kita restore kembali.
Selamat membackup dan semoga bermanfaat.
Tulisan terkait :
|
|










November 13th, 2009 at 20:14
makasih infonya bos….saya jg lagi mau ngeblog tp bingung….ini sangat membantu saya
January 25th, 2010 at 16:50
Thanks a lot for ur information
June 20th, 2010 at 14:16
wah ini yang di cari sob tanks ya info nya………….
July 9th, 2010 at 20:08
saya ada beberapa pertanyaan :)
1. bisa dijelaskan lebih lanjut apakah perbedaan utama dari Backup dan Backup Wizard?
2. Untuk membackup seluruh data dari blog (artikel, stylesheet, dll) mana yang harus digunakan?
3. Jika saya memiliki blog denga multiple subdomain, dan jika saya hanya ingin membackup website utama jenis backup apa yg harus saya pakai?
maaf pertanyaan borongan, saya masih sangat awam dlm hal ini, trims atas penjelasannya :)
July 10th, 2010 at 10:45
@ Krishna,
Perbedaan utama dari Backup dan Backup Wizard ada pada keleluasaan kita dalam membackup, untuk Backup kita bisa bisa melakukan backup semua data dari website di dalam server kita(termasuk themes, plugins, CSS yang ada) yaitu melalui Full Backup, sedang untuk Backup Wizard hanya pada databasenya saja.
Jadi kalo mau membackup semua data yang ada di server kita sebaiknya gunakan Backup kemudian pilih Full Backup. Hanya saja kadang ada penyelenggara webhosting yang menutup fasilitas Full Backup ini, dan hanya membuka fasilitas backup database saja.
Semoga informasi ini cukup membantu.
July 16th, 2010 at 00:11
wah, pas sekali. baru juga cari2 tutorial ttg back up dan restore. Penjelasannya bagus. Kebetulan blog ini kena hack. oleh karena itu data lalu diback up dan wordpress diinstall ulang. Namun setelah itu masih bingung gimana supaya wordpress installan baru itu bisa diisi dengan data yang pernah diback up? mohon pencerahannya mas aria. thx….
July 16th, 2010 at 00:31
@ Manemonik,
Untuk merestore data, yang dibutuhkan adalah file database MySQL (.sql.gz) hasil dari backup melalui CPanel. Untuk merestore, bisa melalui menu Backup pada CPanel, kemudian kita upload file backup melalui Restore a MySQL Database, jika proses upload berhasil, biasanya data sudah kembali seperti terakhir kita melakukan backup.
Cara lain bisa juga dengan mengupload file backup melalui phpMyAdmin yang ada pada menu utama Databases di CPanel. Di sini masuk ke tab menu Import dan panggil file backup (Browse) dan mulai proses upload dan restore dengan mengklik tombol Go yang ada di kanan bawah.
Jika dua langkah tersebut belum berhasil, biasanya aku minta bantuan ke penyelenggara hosting untuk membantu merestore. Biasanya mereka (penyelenggara hosting) akan siap membantu kok, asal kita punya file backupnya.
July 16th, 2010 at 14:52
thx atas jawabanya as. sebetulnya sudah pernah merestore (persis spt penjelasan di atas) prosesnya loading file-nya sih keliatan, tapi setelah itu layar berganti kosong dengan hanya ada tulisan “Restoring File”. Begitu ngecek blognya, enggak ada perubahan apa-apa tuh. di file manager jg gak ada perubahan (tetep dgn jumlah file yg sama) begitu juga dengan kapasitas yang terpakai di cpanel (gak bertambah). Oke deh, nanti coba ke penyelenggara hostingan. thx sekali….
July 23rd, 2010 at 15:31
Terimaskasih mas, tutorial backup databasenya ;-)
salam kenal.
August 9th, 2010 at 09:05
makasih infonya boz