- Tips dan trik mempercepat koneksi internet - Tips dan trik memonitor bandwidth koneksi internet - Software lain seputar koneksi internet -

Setali Tiga Uang

Oleh | Dec. 16, 2008 | Its my mind, My Journal

Mungkin istilah ini yang menurut saya paling tepat untuk layanan internet unlimited Broom dari Indosat M2. Karena pelayanan yang diberikan saat ini mengikuti alias sama dengan layanan unlimited Flash dari Telkomsel. Sama di sini bukan dalam arti positif tapi sebaliknya, mengecewakan. Setelah menggunakan layanan Broom sebulan lebih, kondisinya saat ini saat menyusahkan, susah nyambung dan susah browsing.

Sebelum menggunakan Broom, aku sudah menggunakan Flash Unlimited, karena kondisi pelayanan dari Flash yang semakin gak jelas, muncul promosi baru dari Broom dengan koneksi unlimitednya dengan tarif 100 ribu per bulan, setelah mencoba membeli perdana, memang layanan koneksi internetnya lebih baik dibandingkan Flash Unlimited, dan cukup memuaskan untuk koneksi internet seharga 100 ribu sebulan. Sampai pada akhirnya mendekati batas waktu akhir pengisian, aku isi lagi dengan pulsa 100 ribu.

Tapi ternyata, yang terjadi sungguh mengecewakan, setelah pengisian pulsa yang pertama kalinya, layanan koneksi Broom menampakkan wujud aslinya (wah serem juga neh), susah banget untuk melakukan koneksi, harus dilakukan dial berulang-ulang, dan jika nyambung pun itu belum menjamin kita bisa browsing, karena kita hanya nyambung ke jaringan Indosat-nya, untuk browsing masih juga gak bisa, harus diulang lagi dial-nya sampe akhirnnya bisa browsing (jika pas lagi beruntung, bisa langsung konek dan browsing, tapi banyak gak beruntungnya).

Masalah berikutnya setelah kita browsing, adalah leletnya untuk membuka satu halaman blog yang minim gambar dan animasinya, di sini aku diajak melatih kesabaran (cuman kalo yang ini gak ada pahalanya sama sekali).

Kondisi tersebut sama persis seperti kondisi waktu menggunakan Flash Unlimited, setali tiga uang beneran, bagi pinang dibelah-belah, sampai hancur.

Apa memang seperti ini pelayanan yang mampu diberikan operator seluler penyelenggara jasa koneksi internet? Apa pelanggan harus belim kartu perdana Broom terus untuk bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik?

Jika memang belum mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, mbok ya o (bahasa jawa neh) jangan terburu-buru meluncurkan ke pasar, uji coba dulu sampai seberapa jauh mampu melayani kebutuhan pelanggan yang semakin lama jelas semakin haus informasi yang sebagian bisa diperoleh di dunia maya.

Jangan gunakan alasan karena murah terus memberikan pelayanan semaunya (ono rego ono rupo).

Internet bagi sebagian orang sangat besar manfaatnya, selain informasi tak terbatas, dengan internet kita bisa mencari dan mendapatkan peluang yang tentunya akan membuat hidup kita lebih baik di tengah keadaan ekonomi yang semakin sulit ini.

Operator penyelenggara jasa layanan koneksi internet juga sebaiknya jangan memberikan informasi yang tidak jelas, seperti kecepatan up to 128 kbps atau up to 256 kbps, jika memang kecepatan rata-rata hanya 64 kbps atau 32 kbps atau malah kurang dari itu, ya sebutkan saja kecepatan rata-ratanya, kalau mau up to sekalian aja up to 1 Gb atau malah 3 Gb sekalian supaya mendapatkan konsumen lebih banyak (dijamin akan lebih banyak lagi yang tertipu).

Untuk teman-teman sesama penikmat internet, sepertinya kita memang harus lebih bersabar untuk bisa mendapatkan koneksi internet yang layak (bukan hanya sandang, papan, dan pangan saja yang harus layak), jangan terlalu banyak berharap dengan para pengusaha jasa layanan internet di Indonesia, karena namanya saja pengusaha pasti gak mau merugi untung sedikit, maunya pasti untung besar dengan memanfaatkan segala cara, dan yang tidak kalah pentingnya jangan terjebak dengan promosi yang menggebu-gebu dari penyelenggara jasa layanan internet, daripada nanti kecewa di akhir.

Bookmark and Share

:,

4 komentar:

4 Responses to “Setali Tiga Uang”

  1. 1
    RD Says:

    Setuju Buanget. Aku pertama pake SutarWan adik bontot Indosat, pertama sich bagus…begitu promo 1Gig = 99rb. Ini juga akal-akalan, semestinya ditambah cetak billing 2,727 total udah diatas 100ribuan, tetap aja tagih abodemen. Alasannya pemakaiannya mesti diatas 100rb. Jadi kalo mau free abodemen mesti sms atau telp suara diatas Rp.1,000.
    SutarWan di tutup akhirnya!! ( I’m so glad can say goodbye with SutarWan)
    Ganti dengan FastNet via FirstMedia, ini lumayan 99rb unlimited, kebetulan di lingkungan aku jarang yang pakai jadi masih bisa cepat…cuma ndak bisa dibawa-bawa.
    Akhirnya mohon Telkom Flash 500MB. Cepat kalo lagi pengennya….dan ndak usah berharappun sering ngadat2.
    Hari ini rencana mau coba BROOM, trus baca di blog banyak masalah juga, jadi ragu….

  2. 2
    BarMan0909 Says:

    Aduh mas ngeri deh, apa ya begitu?
    Saya sendiri baru 1 bulan ini berlangganan broom unlimited yang seratus ribuan itu yg akan berakhir beberapa hari lagi. Akhir2 ini saya juga sering dibuat kesel, terutama kalau lagi mendownload yang 200 KB keatas, atau juga membuka situs yang gede2 wah sering macet. Kalau dah begitu satu2nya jalan adalah mendisconnectnya lalu nunggu ada waktu luang pergi ke kampus menggunakan speedy di sana atau pergi ke warnet.
    Padahal awalnya saya sangat gembira mendapat kartu perdananya n saya sering promosikan ke temen2. karena murah meriahnya itu sangat membantu aktivitas kita sebagai dosen PTS yang penghasilannya pas-pasan.

    Saya pernah adukan keluhan saya ini ke operator lokalnya dan ia jawab dg menyuruh (baca rekomendasi) membeli modem (USB) aja, gak usah pake modem HP. atau gunakan HP 3G. Tapi karena harganya mahal saya belum beli sampe sekarang.
    Saya juga pernah kirim email ke operator pusatnya tapi gak ditanggapi sampai sekarang.

    Tapi jujur aja saya merasa sedikit terbantu dengan program broom unlimitied ini – walaupun – sebagai penggemar internet – kecewa dengan kecepatannya.

    Oya saya tinggal di Mataram, sinyal indosatnya bagus, juga untuk 3Gnya. Saya pake HP buatan China GStar 818, laptop axioo Core2D.

  3. 3
    Victor Says:

    Sebenarnya maksud dari si CS untuk mengarahkan kita pake modem USB daripada modem hape, ya karena untuk yang USB khusus dibuat hanya untuk transfer data saja, sedangkan untuk ponsel kan juga bisa untuk voiice (telepon) dan texting (sms), jadi tentunya kinerja si USB lebih optimal.
    Tapi kalo menurut aku sih, paling pokok adalah sinyal atau bandwidth yang dibuka oleh si operator itu sendiri, apakah dibuka maksimal atau tidak.
    Kalo tidak maksimal yang tetep saja, pake modem USB akan lambat.
    Padahal harganya mahal, dan sekali kita beli, ternyata sama saja, mau dijual lagi juga susah, lebih mudah jual hape second daripada jual USB modem second.
    Aku mengalami kesulitan dengan Broom (mulai lelet), setelah melakukan isi ulang pertama, memang saat masih pake yang paket pertama, cukup oke dan memuaskan.
    Ditambah lagi sekarang Indosat mengeluarkan produk baru Indosat M2 Broadband Unlimited paska bayar dengan tarif flat 100 ribu, itu semakin membuat Broom-ku di Jogja semakin tidak bisa bernafas.

  4. 4
    juned Says:

    mas BarMan0909….saya juga punya GSTAR 818….tapi begitu saya coba menjadi modem utk IM2…koq selalu gagal….bisa dipandu caranya….ini email saya adenfive@yahoo.com