<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Puro Pakualaman</title>
	<atom:link href="http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/</link>
	<description>Tips-trik dan Tutorial Optimalisasi Koneksi Internet - Blogging - Komputer</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 14:08:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: setyaningsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-19170</link>
		<dc:creator>setyaningsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 05:20:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-19170</guid>
		<description>Seorang empu pembuat keris yang mengabdi di Puro Pakualaman bernama Karyodikromo, hidup pada masa pemerintahan Sri Pakualam ke VI sampai Sri Pakualam VII, selain melayani pesanan istana juga melayani para bangsawan lain dan pada tahun 1905 pernah diminta membuat 5 buah keris pesanan Frans Heger seorang pencinta budaya timur dari Austria.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang empu pembuat keris yang mengabdi di Puro Pakualaman bernama Karyodikromo, hidup pada masa pemerintahan Sri Pakualam ke VI sampai Sri Pakualam VII, selain melayani pesanan istana juga melayani para bangsawan lain dan pada tahun 1905 pernah diminta membuat 5 buah keris pesanan Frans Heger seorang pencinta budaya timur dari Austria.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Menyimak Ajaran Leluhur di Era Pasca Reformasi &#124; Trik Koneksi Internet dan Blogging &#124; Ariawijaya.com</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-18919</link>
		<dc:creator>Menyimak Ajaran Leluhur di Era Pasca Reformasi &#124; Trik Koneksi Internet dan Blogging &#124; Ariawijaya.com</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 12:08:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-18919</guid>
		<description>[...] tulisan karya KPH. H. Anglingkusumo, yang sebelumnya disampaikan melalui komentar untuk tulisan Puro Pakualaman. Atas ijin dari pihak penulis kepada Ariawijaya.com, maka komentar tulisan ini dimuat sebagai [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] tulisan karya KPH. H. Anglingkusumo, yang sebelumnya disampaikan melalui komentar untuk tulisan Puro Pakualaman. Atas ijin dari pihak penulis kepada Ariawijaya.com, maka komentar tulisan ini dimuat sebagai [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setianingsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-18791</link>
		<dc:creator>setianingsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 16:03:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-18791</guid>
		<description>Saya sdh trima emailnya tapi kok tdk bs dibalas, apa ada kekeliruan menulis email? Pada prinsipnya soal penulis asli kami sendiri dan silakan saja asal sesuai dg etika utk informasi sejarah dan dokumentasi tidak ada masalah.tksh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sdh trima emailnya tapi kok tdk bs dibalas, apa ada kekeliruan menulis email? Pada prinsipnya soal penulis asli kami sendiri dan silakan saja asal sesuai dg etika utk informasi sejarah dan dokumentasi tidak ada masalah.tksh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setianingsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-18774</link>
		<dc:creator>setianingsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:38:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-18774</guid>
		<description>MENYIMAK AJARAN LELUHUR DI ERA PASCA REFORMASI

Oleh:
KPH.H. Anglingkusumo

Manusia sebagai hamba ciptaan Tuhan sudah punya cakra sangkala sendiri – sendiri dan tapak tilasnya sudah tersurat pada telapak tangannya . Tetapi manusia juga diberi hak untuk merubah suratan tersebut dengan usaha dan doa, sesuai dengan kemampuan. Sehingga manusia perlu suatu cita – cita guna mencapai suatu takaran takdir yang maksimal. ... &lt;a href=&quot;http://ariawijaya.com/2009/12/29/menyimak-ajaran-leluhur-di-era-pasca-reformasi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;lebih lanjut baca di sini&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MENYIMAK AJARAN LELUHUR DI ERA PASCA REFORMASI</p>
<p>Oleh:<br />
KPH.H. Anglingkusumo</p>
<p>Manusia sebagai hamba ciptaan Tuhan sudah punya cakra sangkala sendiri – sendiri dan tapak tilasnya sudah tersurat pada telapak tangannya . Tetapi manusia juga diberi hak untuk merubah suratan tersebut dengan usaha dan doa, sesuai dengan kemampuan. Sehingga manusia perlu suatu cita – cita guna mencapai suatu takaran takdir yang maksimal. &#8230; <a href="http://ariawijaya.com/2009/12/29/menyimak-ajaran-leluhur-di-era-pasca-reformasi/" rel="nofollow">lebih lanjut baca di sini</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setianingsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-18773</link>
		<dc:creator>setianingsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 06:36:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-18773</guid>
		<description>PENDIDIKAN  WANITA  JAWA  TEMPO  DOELOE  
                KRAy. SM.Anglingkusumo


Tahun 2009  baru saja berlalu dan kini kita mulai memasuki tahun 2010 , abad ke 21, yang merupakan millenium ke 3. 
Wanita sebagai penentu kebahagiaan keluarga ( suami dan anak anak ) dituntut untuk 
bersiap diri menghadapi tahun yang baru yang akan penuh tantangan, menghadapi perubahan yang akan semakin cepat, memasuki tatanan baru dalam kemajuan teknologi
yang luar biasa.Tentu ”penanganan pendidikan” bagi anak anak perempuan akan sangat
jauh berbeda dengan ”tempo doeloe”.. &lt;a href=&quot;http://ariawijaya.com/2010/01/01/pendidikan-wanita-jawa-tempo-doeloe/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;baca lebih lanjut di sini&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PENDIDIKAN  WANITA  JAWA  TEMPO  DOELOE<br />
                KRAy. SM.Anglingkusumo</p>
<p>Tahun 2009  baru saja berlalu dan kini kita mulai memasuki tahun 2010 , abad ke 21, yang merupakan millenium ke 3.<br />
Wanita sebagai penentu kebahagiaan keluarga ( suami dan anak anak ) dituntut untuk<br />
bersiap diri menghadapi tahun yang baru yang akan penuh tantangan, menghadapi perubahan yang akan semakin cepat, memasuki tatanan baru dalam kemajuan teknologi<br />
yang luar biasa.Tentu ”penanganan pendidikan” bagi anak anak perempuan akan sangat<br />
jauh berbeda dengan ”tempo doeloe”.. <a href="http://ariawijaya.com/2010/01/01/pendidikan-wanita-jawa-tempo-doeloe/" rel="nofollow">baca lebih lanjut di sini</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setianingsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-18767</link>
		<dc:creator>setianingsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 12:14:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-18767</guid>
		<description>Tulisan hasil Karya KGPAA.Paku Alam, anatara lain :
Sri Paku Alam I, K.Kyai Jati Pusaka dgn sampul berlapis emas terdiri dari :
Buku I   : Candra Panjenengan (tembang tembang kawi)
Buku II  : Hubungan dan keadaan jaman Mangkurat waktu perpecahan Kraton Yogyakarta.
Buku III : Sejarah Darma Sujayengresmi (Kyai Surahdarma)tentang dalil2 pelajaran.
- Serat Rame
- Serat Piwulang (pendek,bentuk syair tentang kesusilaan)
Karya Sri Paku Alam II : 
- Serat Bratayudha ( syair )
- Serat Dewaruci ( nyanyian Kawi )
- Sahadat lan sipat kalihdasa
- Serat Ngadimasastra ( pelajaran kesusilaan)
  200 halaman folio
- Serat Babar lupiyan (kecantikan alam dan wanita )
Sri Paku Alam II ( Notodningrat )adalah juga sekretaris Sultan HB III, ahli tembang Kawi, Sekar Ageng,abdi dalem dan sentana Sultan HB juga belajar di Pkualaman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan hasil Karya KGPAA.Paku Alam, anatara lain :<br />
Sri Paku Alam I, K.Kyai Jati Pusaka dgn sampul berlapis emas terdiri dari :<br />
Buku I   : Candra Panjenengan (tembang tembang kawi)<br />
Buku II  : Hubungan dan keadaan jaman Mangkurat waktu perpecahan Kraton Yogyakarta.<br />
Buku III : Sejarah Darma Sujayengresmi (Kyai Surahdarma)tentang dalil2 pelajaran.<br />
- Serat Rame<br />
- Serat Piwulang (pendek,bentuk syair tentang kesusilaan)<br />
Karya Sri Paku Alam II :<br />
- Serat Bratayudha ( syair )<br />
- Serat Dewaruci ( nyanyian Kawi )<br />
- Sahadat lan sipat kalihdasa<br />
- Serat Ngadimasastra ( pelajaran kesusilaan)<br />
  200 halaman folio<br />
- Serat Babar lupiyan (kecantikan alam dan wanita )<br />
Sri Paku Alam II ( Notodningrat )adalah juga sekretaris Sultan HB III, ahli tembang Kawi, Sekar Ageng,abdi dalem dan sentana Sultan HB juga belajar di Pkualaman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Victor</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-14385</link>
		<dc:creator>Victor</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 01:26:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-14385</guid>
		<description>Wah, ada info yang aku belum tau nih, makasih infonya Mbak Setianingsih, boleh dong berbagi, biar makin banyak orang yang tau tentang sejarah. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, ada info yang aku belum tau nih, makasih infonya Mbak Setianingsih, boleh dong berbagi, biar makin banyak orang yang tau tentang sejarah. :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setianingsih moerwengdyah</title>
		<link>http://ariawijaya.com/2008/03/21/puro-pakualaman/#comment-14382</link>
		<dc:creator>setianingsih moerwengdyah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 23:34:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariawijaya.com/?p=175#comment-14382</guid>
		<description>wah mas, soal Puro Pakualaman, setelah adanya gempa bumi seabad yang lalu, Puro dibangun kembali juga mendapat bantuan dari Sri Mangkunagoro Solo dan juga Sri Susuhunan Paku Buwono X sebagai besan Sri Pakualam ke VI. jadi jangan lupakan sejarah bahwa bantuan kraton Solo dalam fisik dan kebudayaan di Puro Pakualaman sangat besar. critanya panjang. lain kali aja ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah mas, soal Puro Pakualaman, setelah adanya gempa bumi seabad yang lalu, Puro dibangun kembali juga mendapat bantuan dari Sri Mangkunagoro Solo dan juga Sri Susuhunan Paku Buwono X sebagai besan Sri Pakualam ke VI. jadi jangan lupakan sejarah bahwa bantuan kraton Solo dalam fisik dan kebudayaan di Puro Pakualaman sangat besar. critanya panjang. lain kali aja ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

