- Tips dan trik mempercepat koneksi internet - Tips dan trik memonitor bandwidth koneksi internet - Software lain seputar koneksi internet -

Panggung Krapyak

Oleh | Mar. 20, 2008 | History, Jogja

Panggung KrapyakPanggung Krapyak berada di sebelah selatan Kraton Yogyakarta berjarak, yang dahulunya berupa hutan. Di hutan ini hidup berbagai macam binatang, salah satunya adalah menjangan. Panggung Krapyak ini sendiri digunakan oleh raja Mataram sebagai tempat untuk berburu menjangan tersebut.

Salah satu raja yang memanfaatkan lokasi ini untuk berburu adalah Raden Mas Jolang atau biasa disebut Prabu Hanyokrowati (Raja kedua Kerajaan Mataram putra Panembahan Senopati. Pada tahun 1613, Prabu Hanyokrowati meninggal di sini saat sedang berburu dan dimakamkan di Kotagede dan disebut Panembahan Seda Krapyak, yang berarti Raja yang meninggal di hutan Krapyak.

Raja lain yang biasa berburu di hutan Krapyak ini adalah Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I), dan beliau membangun Panggung Krapyak di sini (140 tahun setelah wafatnya Prabu Hanyokrowati. Panggung Krapyak ini menjadi saksi sejarah bahwa daerah ini dulunya digunakan sebagai tempat berburu. Saat ini panggung ini berada di tengah jalan (sekitar 3 km dari Kraton, arah selatan melewati Plengkung Gading).

Panggung Krapyak ini sendiri berbentuk segi empat dengan satu pintu dan dua jendela di setiap sisinya, dan terdiri dari dua lantai. Lantai dasar menjadi pintu masuk, dan lantai pertama digunakan sebagai tempat untuk berburu, antara lantai pertama dan kedua ada tangga sebagai penghubung yang terbuat dari kayu, tapi sayang saat ini tangga kayu ini telah rusak dan tidak dapat dipergunakan lagi.

Panggung Krapyak ini sendiri dibangun untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi sang raja saat berburu, dengan dikelilingi tembok yang dapat melindungi dari serangan binatang buas yang ada di hutan tersebut.

Selain digunakan sebagai tempat berburu sang raja, Panggung Krapyak ini sendiri juga dimanfaatkan sebagai pos pertahanan kerajaan. Beberapa prajurit kerajaan ditempatkan di sini untuk memantau jika ada gerakan musuh yang ada di sisi selatan dan dilaporkan ke Kerajaan Yogyakarta jika sekiranya akan terjadi serangan dari pihak musuh.

Sumber : www.yogyes.com

Kredit foto : www.imageshack.us

Bookmark and Share

:, , , , , , , ,

Belum ada komentar...

Leave a Reply